Bappenas: Ekonomi Hijau Prioritas Utama Pembangunan Nasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudi menegaskan ekonomi hijau sebagai prioritas utama pembangunan nasional Indonesia, bukan sekadar mengikutan tren global melainkan arah kebijakan strategis bangsa. Indonesia tidak bisa lagi bergantung pada pola ekstraksi sumber daya alam yang tidak berkelanjutan di tengah ketidakpastian ekonomi dan perubahan iklim. Ekonomi hijau diposisikan sebagai paradigma baru yang mendorong pertumbuhan tinggi sekaligus menjaga daya tahan nasional dan memperluas lapangan kerja.
Indonesia menargetkan Net Zero Emission 2060 dan menjadikan ekonomi hijau sebagai garis depan Asta Cita Kedua untuk swasembada pangan, energi, dan air. Transisi hijau diproyeksikan menciptakan lebih dari 5 juta lapangan kerja hijau pada 2029 serta mentransformasi lebih dari 72 juta pekerjaan existing agar lebih produktif. Ekonomi hijau juga menjadi modus utama mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% yang berkelanjutan, dengan keyakinan bahwa pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan saling memperkuat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 11.34
Bukan Sekadar Ikuti Tren Global, Bappenas Tekankan Ekonomi Hijau Arah Strategis RI
ANTARA News · 6 Agustus 2026 pukul 12.15
Menteri PPN buka Indonesia's Sustainable Development Goals Award 2026
Berita terkait
Bappenas Ungkap Transisi Ekonomi Hijau Bisa Buka 5 Juta Lapangan Kerja
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 12.32
Eddy Soeparno: Ekonomi Karbon Harus Menjadi Mesin Pertumbuhan Baru RI
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 14.17
WiLAT Indonesia: Kesetaraan Gender Kunci Transisi Ekonomi Hijau
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 23.47
Bappenas Rilis Buku Soal Paviliun Indonesia di World Expo 2025 Osaka
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 14.00