Bappenas Ungkap Transisi Ekonomi Hijau Bisa Buka 5 Juta Lapangan Kerja
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengungkapkan transisi ekonomi hijau berpotensi membuka lebih dari 5 juta lapangan kerja hijau baru pada tahun 2029. Proyeksi ini disampaikan dalam Bangun Bangsa Conference 2026 di Auditorium Bank Mega, Jakarta. Selain menciptakan lapangan kerja baru, transisi hijau juga diproyeksikan mentransformasi lebih dari 72 juta pekerjaan yang sudah ada agar lebih produktif, bernilai tambah tinggi, dan berkelanjutan.
Rachmat menegaskan ekonomi hijau bukan sekadar mengikuti tren global, melainkan arah kebijakan strategis bangsa yang menjadi prioritas utama pembangunan nasional. Di tengah ketidakpastian ekonomi dan perubahan iklim, Indonesia memerlukan paradigma pembangunan yang tidak hanya mendorong pertumbuhan tinggi tetapi juga menjaga daya tahan nasional dan memperluas kesempatan kerja. Transisi hijau harus menjadi motor utama kesejahteraan rakyat. Rachmat mengajak dunia usaha berkolaborasi menciptakan lapangan kerja hijau yang dibutuhkan Indonesia maupun dunia. Ia juga menekankan pentingnya menempatkan manusia sebagai fokus kebijakan transisi melalui pengembangan keterampilan dan inklusi sosial menuju ekonomi rendah karbon dan sirkular.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 11.34
Bukan Sekadar Ikuti Tren Global, Bappenas Tekankan Ekonomi Hijau Arah Strategis RI
ANTARA News · 6 Agustus 2026 pukul 12.15
Menteri PPN buka Indonesia's Sustainable Development Goals Award 2026
Berita terkait
Bappenas: Ekonomi Hijau Prioritas Utama Pembangunan Nasional
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 11.40
Eddy Soeparno: Ekonomi Karbon Harus Menjadi Mesin Pertumbuhan Baru RI
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 14.17
WiLAT Indonesia: Kesetaraan Gender Kunci Transisi Ekonomi Hijau
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 23.47
Bappenas Rilis Buku Soal Paviliun Indonesia di World Expo 2025 Osaka
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 14.00