Bappenas Ungkap Faktor Penghambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4447121/original/056397600_1685440865-20230530-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-Angga-7.jpg)
Bappenas menyatakan regulasi dan kelembagaan adalah hambatan utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hasil kajian growth diagnostic bersama Harvard University menunjukkan visi pembangunan belum cukup tanpa kerangka regulasi yang konsisten. Indonesia butuh pertumbuhan 6-7% untuk keluar dari middle-income trap. RPJPN 2025-2045 menyatakan empat tahap transformasi: 2025-2029 (5,6-6,1%), 2030-2034 (6,9-7,8%), 2035-2039 (6,4-7,6%), 2040-2045 (5,4-6,7%).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 18.15
Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,4%
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 17.06
Ekonomi RI Belum Lari Kencang, Purbaya Pastikan Indonesia Bebas dari Kutukan Pertumbuhan 5%
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 16.20
Setahun menjabat Menkeu, Purbaya: Ekonomi sudah siap tumbuh 6 persen
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 14.35
Setahun Eksperimen Sebagai Menkeu, Purbaya: 2027 Ekonomi Tumbuh 6%
Berita terkait
Ketua DEN Luhut Minta Danantara Fokus Dampak Nyata Investasi, Bukan Sekadar Angka
JawaPos · 7 September 2026 pukul 16.30
Ekonomi Tumbuh 5,29%, Apa Dampaknya ke Warga RI?
Detik.com · 6 September 2026 pukul 11.02
Jelang Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp17.642 per USD
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 15.36
Kejar Ekonomi 8%, Purbaya Pede Kelas Menengah Bakal Bangkit: Mungkin Setahun Dua Tahun
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 07.45