BBM Campuran Etanol Baru Tersedia di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pertamax Green 95, bensin dengan campuran etanol 5% (E5), saat ini hanya tersedia di Pulau Jawa. Keterbatasan distribusi ini disebabkan oleh ketergantungan pasokan bioetanol dari satu sumber, yaitu PT Energi Agro Nusantara (Enero) di Mojokerto, Jawa Timur, yang mengolah molase tebu menjadi bioetanol.
Untuk memperluas distribusi dan meningkatkan kadar campuran menjadi E10 atau E20, Pertamina sedang menyiapkan infrastruktur tangki dan fasilitas blending di berbagai terminal BBM. Sementara itu, pemerintah menargetkan penambahan 15 pabrik bioetanol pada 2027 dengan kapasitas 373.000 kiloliter guna memenuhi proyeksi kebutuhan yang terus meningkat hingga mencapai 1,39 juta kiloliter pada 2028.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 12 September 2026 pukul 10.36
95 Persen SPBU Sudah Distribusikan B50, Sisanya Tinggal di Papua dan Maluku
CNN Indonesia · 12 September 2026 pukul 04.45
Pertamina Kejar Seluruh SPBU Salurkan B50 pada Akhir September
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.41
Cerita Dusun Terluar Cilacap Mandiri Energi Berkat Pertamina
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 14.11
DIY Didorong Tanam Singkong untuk Dukung Produksi Bioetanol
Berita terkait
Wow! Tren Penjualan Pertamax Green 95 Melejit 267%
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 21.40
Setahun Terakhir, Penjualan Harian Pertamax Green 95 Melesat 446 Persen
kumparan · 8 September 2026 pukul 20.05
Kementerian ESDM Mulai Kajian Teknis Bioetanol 20%, Bahas Harga hingga Volume
kumparan · 3 September 2026 pukul 13.52
Blak-blakan Pertamina NRE soal Upaya Percepatan Pengembangan EBT
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 13.31