Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Kementerian ESDM Mulai Kajian Teknis Bioetanol 20%, Bahas Harga hingga Volume

Kementerian ESDM memulai kajian teknis bioetanol 20% (E20) dengan target mulai pada 2028. Kajian ini mengkonsolidasikan investor dan pengembang untuk menyediakan feedstock dari tebu, jagung, dan ketela di seluruh Indonesia. Rencana butuh 20-40 pabrik bioetanol dengan kapasitas lebih dari 40.000 kiloliter per tahun. Pemerintah juga akan menentukan Harga Indeks Pasar (HIP) bioetanol berdasarkan jenis bahan bakunya, mengacu contoh India yang sudah punya 6 HIP. Untuk mandatori E10 pada 2027, diperlukan pasokan etanol dalam negeri 1,2 juta KL per tahun, namun kapasitas produksi saat ini hanya 70.500 KL. Skema pembiayaan bioetanol akan diracik mirip program biodiesel B50 yang dikelola BPDP. Presiden Prabowo Subianto menargetkan E10 pada 2027 dan E20 pada 2028 dengan pembangunan 30 pabrik bioetanol baru.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait