Blak-blakan Pertamina NRE soal Upaya Percepatan Pengembangan EBT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pertamina NRE mempercepat transisi energi baru dan terbarukan (EBT) sejak 2008 melalui pengembangan biodiesel B2,5 hingga B50. Program selanjutnya meliputi penggunaan bioetanol, dengan campuran 5% pada Pertamax Green 95 yang sudah tersebar di 180+ SPBU. Target: pembangunan fasilitas etanol seperti pabrik di Banyuwangi (kapasitas 30.000 KL) dalam 2-3 tahun ke depan. Pengembangan membutuhkan dukungan regulasi, pricing policy, infrastruktur, dan feedstock yang terbatas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 14.40
PNRE Siapkan Lahan hingga Pabrik Panel Dukung PLTS 100 GWp
kumparan · 3 September 2026 pukul 13.52
Kementerian ESDM Mulai Kajian Teknis Bioetanol 20%, Bahas Harga hingga Volume
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 21.10
Bangun Pabrik Panel Surya, Pertamina NRE Akui Bingung Cari Pembeli
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 14.20
Bauran Energi Baru Terbarukan RI Baru Capai 17,3% di Semester I-2026
Berita terkait
Pertamina NRE Prediksi Konsumsi BBM Capai 88 Juta KL pada 2026
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.03
Pertamina Ungkap Dampak B50 & Bioetanol: Ciptakan 2,1 Juta Lapangan Kerja
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.23
Video:Bos PGE dan Strategi Manfaatkan Potensi 40% Panas Bumi Dunia di RI
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 12.34
Limbah Sawit Disulap Jadi Biometana, Energi Bersih buat Industri
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 12.34