Bea Cukai Jakarta Dorong Optimalisasi PLB untuk Tekan Dwelling Time dan Biaya Logistik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta mendorong optimalisasi Pusat Logistik Berikat (PLB) untuk mengurangi penumpukan barang di pelabuhan, menekan dwelling time, dan menurunkan biaya logistik. Kepala Kanwil Bea Cukai Jakarta Hendri Darnadi menyatakan PLB berperan sebagai tempat penampungan sementara agar barang impor lebih cepat keluar dari kawasan pelabuhan. Dengan demikian, occupancy rate di pelabuhan utama seperti Tanjung Priok diharapkan berkurang.
Hendri menegaskan optimalisasi PLB tidak berkaitan langsung dengan kemacetan lalu lintas di sekitar pelabuhan, karena hal tersebut berada di luar kewenangan Bea Cukai. Ia melakukan kunjungan ke PT Sarana Gemilang, perusahaan penerima fasilitas PLB sejak 2017, yang dinilai tidak mengalami kendala serius dalam penggunaan fasilitas kepabeanan hingga 2026.
Beberapa pelaku usaha menyampaikan kendala terkait proses pengajuan kuota impor besi, baja, dan suku cadang yang dianggap lama, serta proses pengurusan dokumen larangan dan pembatasan (lartas). PLB sendiri adalah fasilitas logistik yang memberikan kemudahan kepabeanan dan perpajakan, termasuk penundaan pembayaran bea masuk dan pajak impor hingga barang dikeluarkan.
Bagikan
Berita terkait
Tekan Biaya Logistik, Purbaya Minta Aturan Kargo Udara Dikebut
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 20.00
Kanwil Bea Cukai Jakarta Musnahkan Rokok dan MMEA Ilegal Senilai Rp 20,18 Miliar
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 13.54
Kanwil Bea Cukai Jakarta Musnahkan Rokok dan MMEA Ilegal Senilai Rp 20,18 Miliar
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 13.54
Lewat Kegiatan Ini, Bea Tanjung Priok Tingkatkan Pemahaman Kepabeanan Bagi UMKM hingga Akademisi
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.59