BEI Bantah Aturan Harga Saham Rp1 Bikin IHSG Anjlok Hari ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bursa Efek Indonesia (BEI) membantah bahwa penghapusan batas harga minimum Rp50 untuk saham menyebabkan IHSG anjlok. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyatakan penyesuaian harga merupakan fase penemuan kembali nilai wajar (fair value) saham-saham yang dulu terpaksa di Rp50 selama bertahun-tahun. Pada perpuan 28 September, IHSG turun 94,03 poin atau 1,51 persen menjadi 6.147. Dari data BEI, 69 saham diperdagangkan di bawah Rp50, meliputi 20 saham lama dan saham dari papan pemantauan khusus. Transaksi senilai Rp12,56 triliun dengan 37,24 miliar saham tercatat. Dari 611 saham yang diperdagangkan, 180 menguat, 532 terkoreksi, dan 81 stagnan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 28 September 2026 pukul 16.14
Perdana Penerapan Harga Saham Rp 1, IHSG Ditutup Anjlok 1,51% ke Level 6.147
Detik.com · 28 September 2026 pukul 09.21
Harga Terendah Saham Rp 1 Mulai Berlaku, IHSG Langsung Merah
kumparan · 28 September 2026 pukul 17.01
Dirut BEI Buka Suara soal IHSG Terjun 1,51% di Hari Pertama Penerapan Saham Rp 1
Detik.com · 28 September 2026 pukul 16.46
IHSG Nyungsep Usai Batas Saham Gocap Dihapus, Bos Bursa Buka Suara
Berita terkait
BEI Pastikan Semua Anggota Bursa Siap Ikuti Batas Minimum Harga Saham Rp 1
kumparan · 25 September 2026 pukul 15.25
IHSG Menguat di Akhir Pekan, Naik 0,30% ke Level 6.317,44
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 09.16
Video: Bos Sekuritas Ungkap Efek BEI Hapus Batas Harga Saham Rp 50
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 14.14
IHSG Anjlok 1,53% Sepekan ke 6.441, Investor Asing Jual Bersih Rp 1,79 T
kumparan · 19 September 2026 pukul 07.31