BEI Buka Suara soal FTSE Russell Tunda Penyesuaian Bobot Saham RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka suara terkait keputusan FTSE Russell untuk menunda sejumlah penyesuaian bobot saham Indonesia dalam indeks global hingga Desember 2026. Keputusan ini diambil agar FTSE Russell dapat memantau lebih lama efektivitas reformasi transparansi pasar modal Indonesia, termasuk peningkatan data kepemilikan saham di atas 1 persen, publikasi daftar High Shareholding Concentration (HSC), dan peningkatan pelaporan klasifikasi investor. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyatakan apresiasi atas treatment yang diberikan kepada pasar modal Indonesia dan menegaskan komitmen BEI untuk terus meningkatkan transparansi serta integritas pasar melalui komunikasi rutin dengan global index provider.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 17.49
Soal Keputusan FTSE Russell, Ini Respons BEI
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 08.13
FTSE Russell Tahan Rebalancing Saham RI hingga Desember
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 06.01
FTSE Russell Tunda Perubahan Besar Indeks Indonesia hingga Desember 2026, Ini Alasannya
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 14.01
FTSE Tahan Rebalancing Saham RI hingga Desember 2026
Berita terkait
FTSE Russell Tunda Penyesuaian Saham RI hingga Desember 2026
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.07
FTSE Russell Tunda Penyesuaian Ulang Indeks RI, Ancam Hapus Saham HSC
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 09.40
MSCI Depak Saham GOTO dari Indonesia Investable Market Index, Ini Alasannya
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 09.31
BEI Buka Data Pemegang Saham di Atas 1 Persen - Perluas Tipe Investor
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 18.20