FTSE Russell Tahan Rebalancing Saham RI hingga Desember
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

FTSE Russell menunda penambahan saham baru dari pasar modal Indonesia hingga tinjauan indeks berikutnya pada Desember 2026. Penundaan ini mencakup penambahan konstituen baru, termasuk IPO, perubahan segmen ukuran, peningkatan saham publik, dan pembaruan weight adjustment factor (WAF). FTSE menyatakan langkah ini memberikan waktu tambahan untuk mengamati reformasi pasar dan efektivitasnya. Meski demikian, FTSE mengakui otoritas Indonesia telah menerapkan langkah-langkah untuk meningkatkan transparansi pasar modal, seperti penyediaan data kepemilikan pemegang saham di atas 1%, publikasi daftar konsentrasi kepemilikan saham, dan peningkatan pelaporan klasifikasi investor. FTSE Russell akan terus memantau perkembangan pasar Indonesia dan menilai efektivitas langkah-langkah transformasi tata kelola terbaru. Keputusan lebih lanjut mengenai perlakuan indeks akan dipertimbangkan pada Desember 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 09.40
FTSE Russell Tunda Penyesuaian Ulang Indeks RI, Ancam Hapus Saham HSC
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 06.01
FTSE Russell Tunda Perubahan Besar Indeks Indonesia hingga Desember 2026, Ini Alasannya
Berita terkait
IHSG Turun 1% Usai FTSE Tahan Rebalancing Saham
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 09.20
Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada IRSX, AADI, hingga INKP
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 08.55
DOOH Punya Pengendali Baru, dan BYAN Melonjak Hampir 20% di Bursa
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 08.25
Data Kesalahan VAR Liga Inggris Bakal Diumumkan Terbuka Mulai Musim Ini
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 22.06