BEI Himpun Dana Obligasi Rp112 Triliun per Agustus 2026, 14 Emisi Masih Antre
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat perkembangan kuat pada pasar obligasi dan sukuk hingga Agustus 2026. Sejak awal tahun, 122 emisi Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) dari 62 penerbit berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp112 triliun. Aktivitas penerbitan diperkirakan akan tetap dinamis hingga akhir tahun. Per 28 Agustus 2026, terdapat 14 emisi EBUS dari sembilan penerbit yang masih berada dalam tahap antrean atau pipeline penerbitan. Komposisi sektor dalam pipeline didominasi oleh sektor energi dengan porsi 28,6% atau tiga perusahaan. Diikuti oleh sektor keuangan dan industri, masing-masing dengan 21,4% atau satu perusahaan. Sektor bahan dasar dan infrastruktur juga masing-masing menyumbang 14,3% dengan dua perusahaan. Sementara itu, sejumlah sektor seperti konsumsi, kesehatan, properti, teknologi, dan transportasi belum memiliki emisi baru dalam pipeline saat ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 17.30
Harga Minimum Saham Rp 1 Masuk Tahap Uji Coba
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 16.35
Bos BEI Ungkap 8 Anggota Bursa Belum Ikut Uji Coba Saham Rp1
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 14.00
BEI Sebut 8 Sekuritas Belum Ikut Uji Coba Penghapusan Harga Minimum Saham Rp 50
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 13.00
BEI Ungkap Alasan Perusahaan Tunda IPO
Berita terkait
BEI Cap Saham-Saham Ini Berlabel 'Hijau' Ada Apa?
Warta Ekonomi · 29 Agustus 2026 pukul 10.51
BEI Sudah Miliki 1.000 Galeri Investasi yang Tersebar di 29 Kantor Perwakilan
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 17.36
BEI Resmi Luncurkan Saham Hijau, HERO, KEEN, dan TOBA Masuk Kategori Green Equity
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 13.00
Bursa Mulai Uji Coba Harga Minimum Saham Rp 1
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 12.05