Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BEI Rombak Konstituen Indeks Mayor, SMGR hingga BREN Tersingkir

Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi besar-besaran terhadap konstituen empat indeks utama: LQ45, IDX30, IDX80, dan KOMPAS100. Perubahan ini berlaku efektif mulai 3 Agustus hingga 30 Oktober 2026. Sejumlah saham konglomerat dan BUMN dikeluarkan, sementara saham lain masuk sebagai pengganti.

Pada LQ45, saham PT Semen Indonesia (SMGR) dan PT Sarana Menara Nusantara (TOWR) dikeluarkan, digantikan oleh PT Indika Energy (INDY) dan PT Trimegah Bangun Persada (NCKL). Di IDX30, PT Bukit Asam (PTBA) keluar, digantikan PT Darma Henwa (DEWA). IDX80 kehilangan PT Indocement (INTP), PT Pantai Indah Kapuk Dua (PANI), dan PT Sido Muncul (SIDO), lalu menerima PT BFI Finance (BFIN), PT PP London Sumatra (LSIP), dan NCKL.

Perombakan terbesar terjadi di KOMPAS100. BEI mengeluarkan 9 saham, termasuk PT Barito Renewables Energy (BREN), PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA), PT Bank BTPN Syariah (BTPS), PT MD Entertainment (FILM), PT HM Sampoerna (HMSP), INTP, PT Dayamitra Telekomunikasi (MTEL), SIDO, dan PT Transcoal Pacific (TCPI). Sebagai gantinya, 9 saham baru masuk, antara lain BFIN, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI), PT Bakrie & Brothers (BNBR), PT Indokripto Koin Semesta (COIN), PT Merdeka Gold Resources (EMAS), PT Gudang Garam (GGRM), LSIP, PT Sanurhasta Mitra (MINA), dan PT RMK Energy (RMKE).

Diberitakan juga oleh


Berita terkait