BEI Ungkap Catatan MSCI Jadi Alasan Berlakukan Short Selling
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan perdagangan short selling secara bertahap pada 15 September 2026. Implementasi didorong oleh catatan MSCI yang menilai short selling di Indonesia masih terbatas. Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi menyatakan pasar modal Indonesia sudah stabil dengan volatilitas yang terkendala, sehingga sesuai batas penundaan yang jatuh tempo pada 15 September. Short selling dibuka untuk lima saham dari indeks LQ45 dengan likuiditas tinggi guna mencegah manipulasi harga. Penerapan ini merupakan bagian dari pembelajaran pasar bagi investor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 14.01
BEI Tak Buka Short Selling untuk Semua Saham, Likuiditas Jadi Syarat Utama
ANTARA News · 18 September 2026 pukul 13.25
BEI pilih saham likuid untuk mitigasi manipulasi di short selling
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 14.17
BEI Buka Peluang IPO Usai Demutualisasi, Tahap Awal Fokus Right Issue
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 13.48
BEI Bisa Hentikan Short Selling Kapan Saja
Berita terkait
BEI Aktifkan Lagi Short Selling, Ini Cara Kerjanya
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 11.05
BEI Buka Kembali Transaksi Short Selling Mulai Hari Ini
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 15.20
Mulai Hari Ini, BEI Kembali Terapkan Transaksi Short Selling
kumparan · 15 September 2026 pukul 12.32
Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 09.40