Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Belanja Pemerintah Pusat 2027 Naik Jadi Rp 3.362 Triliun

Pemerintah alokasikan belanja pemerintah pusat (BPP) dalam RAPBN 2027 sebesar Rp 3.362,2 triliun, naik 3,6% dari outlook 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kebijakan belanja tetap ekspansif untuk menciptakan belanja berkualitas, mendukung pelayanan publik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Belanja pusat akan diarahkan untuk pencapaian target pembangunan nasional, optimalisasi kebijakan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penurunan kemiskinan berbasis data.

Pemerintah menetapkan target pertumbuhan ekonomi nasional 6% pada 2027, lebih tinggi dari 5,4% pada APBN 2026. Pendapatan negara direncanakan Rp 3.426 triliun, belanja negara Rp 4.097,2 triliun, dengan defisit anggaran Rp 671,2 triliun atau 2,4% dari PDB. Kombinasi pertumbuhan yang lebih tinggi, inflasi terkendali, dan defisit yang lebih rendah menjadi fokus kebijakan fiskal.

Presiden Prabowo Subianto menetapkan asumsi dasar ekonomi makro sebagai acuan penyusunan RAPBN 2027 dalam pidatonya. Arsitektur RAPBN 2027 diharapkan mempercepat pembangunan nasional, menjaga daya beli masyarakat, dan meningkatkan ketahanan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait