Berpotensi Kalah di Darat, Trump Disebut Pertimbangkan Serang Iran Pakai Nuklir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut mempertimbangkan opsi militer terhadap Iran, mulai dari operasi darat terbatas hingga serangan nuklir terhadap fasilitas pengayaan uranium Iran. Mantan penasihat antiterorisme Joe Kent menyatakan operasi darat tidak realistis karena wilayah luas dan populasi besar Iran. Trump juga berencana melanjutkan serangan besar-besaran setelah bentrokan di Selat Hormuz, dengan dukungan Komando Pusat AS dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth. Pemerintahan Trump meningkatkan tekanan ekonomi melalui sanksi terhadap hampir 60 entitas, termasuk beberapa berbasis di China, untuk mengisolasi Iran secara finansial.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 2 September 2026 pukul 03.28
AS Kembali Serang Iran, Trump Ancam Balas Lebih Keras jika Diserang Balik
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 20.30
Trump Ngamuk! Deklarasikan Iran Sudah "Mati"
JawaPos · 1 September 2026 pukul 10.45
Trump Ancam Balas Iran 'Dengan Keras', Harga Minyak Mentah Dunia Makin Panas!
Detik.com · 2 September 2026 pukul 17.47
Trump Tak Akan Paksa Iran untuk Berunding, Serukan Rakyat Bangkit!
Berita terkait
Presiden Iran Minta Trump Tak Picu Kekacauan, Tegaskan Teheran Tak Akan Menyerah
VOI · 30 Agustus 2026 pukul 06.15
Trump Sebut Selat Hormuz Terbuka, AS Klaim Pegang Kendali dan Blokade Iran
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 16.25
Trump Klaim Selat Hormuz Bebas Ranjau, Iran Ancam Tutup Lagi
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 07.44
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Menghadapi Perang Berskala Penuh
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 09.48