Trump Klaim Selat Hormuz Bebas Ranjau, Iran Ancam Tutup Lagi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump mengklaim Selat Hormuz bebas ranjau setelah operasi Angkatan Laut AS, sementara Iran menuntut penyelesaian tuntutan atau akan menutup kembali selat. Penutupan selat ini memengaruhi 20% pasokan minyak dunia. AS menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran pada tujuh sektor, menggantikan gencatan senjata yang kadaluarsa. Iran dan Oman berupaya membentuk koridor pelayaran aman, namun Iran menegaskan kembali kendali atas rute keluar melalui perairan Oman. China serta negara lain mengecam sanksi tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 08.18
Harga Minyak Hari Ini Turun 3% Imbas AS Pilih Terapkan Sanksi Ekonomi ke Iran
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 23.00
Donald Trump Sesumbar Lagi, Tuduh Iran Sedang "Runtuh Total"
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 16.58
Di Tengah Kesulitan Ekonomi, Iran Pilih Gandakan Produksi Senjata
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 16.44
Iran Ancam Hentikan Seluruh Ekspor Minyak di Timur Tengah, AS Justru Luncurkan D-Day Ekonomi
Berita terkait
Trump Sebut Iran Belum Siap Membuat Kesepakatan yang Tepat
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 18.24
Iran Bersumpah akan Lawan Tekanan Ekonomi AS
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 21.38
Trump Ancam Negara Pendukung Iran, Teheran Sebut AS Telah Gagal
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 11.02
Trump Klaim Selat Hormuz, Iran 'Caplok' California
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 20.05