BGN Beber Temuan di Kasus Keracunan MBG di Batang, Kepala SPPG Dicopot
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) menginvestigasi kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada 23 September 2026. Temuan awal menunjukkan adanya pelanggaran SOP pengolahan telur yang dipanaskan ulang serta masalah kebersihan dapur. Akibatnya, BGN memberikan sanksi suspend berat terhadap operasional SPPG Bawang dan mencopot Kepala SPPG tersebut.
Insiden ini berdampak pada 219 orang, dengan rincian 132 orang rawat inap dan 87 orang rawat jalan di tujuh fasilitas kesehatan. Gejala mual dan pusing muncul dua hingga tiga jam setelah konsumsi makanan yang didistribusikan ke 11 titik dengan total 2.700 penerima. Saat ini, BGN bersama Dinas Kesehatan masih melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan untuk menentukan penyebab pasti keracunan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 19.00
Kepemimpinan Baru BGN Buka Peluang MBG Perkuat Ekonomi Lokal
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 19.00
Ratusan Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Mulai Membaik
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 06.30
Cicipi MBG Sebelum Dibagi, Guru di Riau Viral: Biarlah Kami Duluan Mati
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 06.18
Dugaan Keracunan MBG di Batang, Korban Capai 276 Orang
Berita terkait
Pegawai SPPG di Bantul Diduga Ledek Siswi Keracunan MBG Hilang Ingatan
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 07.58
Kasus Keracunan MBG di Karo Naik Penyidikan, Kejari Terima SPDP Polisi
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 14.58
352 Siswa Keracunan MBG di Lombok Tengah, Waka DPR Desak Evaluasi
Detik.com · 12 September 2026 pukul 20.29
Ada Keracunan Massal, BGN Periksa 172 Dapur MBG di Pati
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 11.50