352 Siswa Keracunan MBG di Lombok Tengah, Waka DPR Desak Evaluasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebanyak 352 siswa di Lombok Tengah, NTB, mengalami keracunan setelah mengonsumsi hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat (11/9/2026). Menanggapi insiden ini, Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati mendesak pengusutan menyeluruh terhadap penyebab keracunan guna menjamin keselamatan dan kesehatan anak-anak.
Sari meminta Badan Gizi Nasional (BGN) mengevaluasi pelaksanaan program di lapangan dan memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mematuhi standar operasional prosedur (SOP). Ia menegaskan perlunya sanksi tegas bagi pihak yang terbukti lalai. DPR RI berkomitmen memperketat pengawasan agar kualitas dan keamanan pangan menjadi prioritas utama di atas kuantitas penerima manfaat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 12 September 2026 pukul 11.45
Ratusan Siswa di Lombok Tengah Keracunan MBG, Pihak Yayasan Klaim Sudah Sesuai SOP
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 11.50
Ada Keracunan Massal, BGN Periksa 172 Dapur MBG di Pati
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 04.11
Keracunan MBG Berulang, Pakar Hukum: Tak Cukup Cuma Minta Maaf, Harus Ada Sanksi Pidana
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 09.02
Siswi Diduga Hilang Ingatan usai Makan MBG Dirujuk ke RSCM
Berita terkait
Usai Kasus Keracunan, BGN Pertimbangkan Test Kit di Setiap Dapur MBG
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 19.00
Sudaryono: Tak Peduli SPPG Punya Siapa, Tak Sesuai Standar Saya Tutup
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.35
Keracunan MBG di Karo, Kepala BGN Minta Kepala SPPG Setempat Dipecat
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 02.35
Kepala BGN tingkatkan status keracunan MBG jadi kejadian fatal
ANTARA News · 3 Agustus 2026 pukul 17.10