Ada Keracunan Massal, BGN Periksa 172 Dapur MBG di Pati
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) dan Pemkab Pati akan memeriksa 172 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyusul kasus keracunan massal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemeriksaan yang dimulai pekan depan ini bertujuan memastikan kepatuhan terhadap SOP, kelayakan fasilitas, serta kesesuaian kapasitas dapur dengan jumlah penerima manfaat. BGN menegaskan akan memberikan sanksi berupa suspend hingga penghentian operasional permanen bagi dapur yang tidak memenuhi standar keamanan.
Terkait dampak keracunan, tercatat 59 orang menjalani perawatan hingga 10 September 2026, namun seluruhnya dilaporkan dalam kondisi membaik. Biaya perawatan seluruh korban ditanggung oleh pemerintah daerah dan BGN. Plt. Bupati Pati telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk memprioritaskan penyelamatan dan pelayanan kesehatan masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 04.11
Keracunan MBG Berulang, Pakar Hukum: Tak Cukup Cuma Minta Maaf, Harus Ada Sanksi Pidana
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 16.14
Ratusan Siswa dan Guru di Pati Diduga Keracunan MBG, Alami Mual dan Diare
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 10.13
KPAI Ingatkan Penegakan Hukum Kasus Keracunan MBG Karo Harus Transparan
JawaPos · 11 September 2026 pukul 09.30
BGN Evaluasi Total 172 SPPG di Pati Buntut Kasus Keracunan MBG
Berita terkait
Usai Kasus Keracunan, BGN Pertimbangkan Test Kit di Setiap Dapur MBG
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 19.00
Sudaryono: Tak Peduli SPPG Punya Siapa, Tak Sesuai Standar Saya Tutup
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.35
Keracunan MBG di Karo, Kepala BGN Minta Kepala SPPG Setempat Dipecat
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 02.35
Kepala BGN tingkatkan status keracunan MBG jadi kejadian fatal
ANTARA News · 3 Agustus 2026 pukul 17.10