BGN Bekukan Dapur MBG Semarang Usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) membekukan sementara operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Karangturi, Semarang, setelah ratusan siswa dan guru SMK Negeri 6 Semarang diduga keracunan makanan. Dari 707 orang yang dilaporkan mengalami gejala (693 siswa dan 14 guru), 13 orang dirawat di rumah sakit dan puskesmas dengan kondisi kini membaik. Gejala yang muncul meliputi pusing, mual, muntah, dan diare. Investigasi awal mengarah pada dugaan masalah pada beberapa bahan makanan seperti daun singkong dan bumbu rendang, serta indikasi makanan dimasak terlalu jauh sebelum waktu distribusi. Hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan Kota Semarang masih ditunggu, diperlukan 5-7 hari kerja.
Selain memberhentikan operasional dapur, BGN juga memberikan surat peringatan kepada mitra, yayasan, dan koordinator kecamatan terkait. BGN mempercepat penerapan sistem digital pemantauan real time untuk seluruh proses produksi makanan di dapur MBG, mencakup waktu pemotongan bahan, pemasakan, jenis menu, hingga penggunaan bumbu. Kepala BGN Sudaryono menegaskan kebijakan zero tolerance terhadap keracunan dan penyimpangan, serta menekankan pentingnya disiplin SOP kebersihan dan keamanan pangan di seluruh dapur MBG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 10.30
Ratusan Siswa Keracunan MBG di Semarang, BGN Hentikan Operasional SPPG Karangturi
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 13.30
Bos BGN Ancam Pecat Pegawai Dapur MBG yang Langgar SOP
ANTARA News · 2 Agustus 2026 pukul 18.06
Kepala BGN hentikan sementara SPPG Karangturi usai insiden pangan
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 11.22
Sudaryono Minta Maaf kepada Korban Keracunan MBG, Janji Tanggung Biaya Pengobatan
Berita terkait
BGN Copot 137 Kepala SPPG
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 20.44
Ratusan Murid SMKN 6 Semarang Diduga Keracunan MBG, Kepala BGN Minta Maaf, Tanggung Biaya Pengobatan
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 10.10
Ada Dugaan Kasus Keracunan MBG Lagi, Ini Pernyataan Tegas Sudaryono
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 17.06
Tiba-Tiba Sudaryono Minta MBG Dikembalikan-Bakal Periksa SPPG, Kenapa?
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 10.50