Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kepala BGN hentikan sementara SPPG Karangturi usai insiden pangan

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi di Semarang, Jawa Tengah, setelah insiden keamanan pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 707 orang — 693 siswa dan 14 guru SMK Negeri 6 Semarang — mengalami gejala pusing, mual, muntah, dan diare usai mengonsumsi makanan dari program tersebut pada Jumat (31/7). Korban dirawat di RS Permata Medika, RS Bhakti Tamtama, dan RS Pantiwilasa Citarum.

Investigasi awal BGN menduga insiden dipicu oleh bahan makanan tertentu — termasuk daun singkong dan bumbu rendang — yang masih dalam proses pemeriksaan laboratorium, serta waktu memasak yang terlalu dini sebelum distribusi. Hasil laboratorium diperkirakan selesai dalam tujuh hari kerja. Kepala BGN Sudaryono (Mas Dar) memastikan kondisi korban sudah membaik usai menjenguk mereka di rumah sakit.

Untuk mencegah kejadian serupa, BGN mempercepat penerapan sistem digital yang mendokumentasikan seluruh tahapan produksi makanan, mulai dari waktu memasak, menu, hingga penggunaan bahan dan bumbu. Sistem ini ditargetkan selesai dalam satu hingga dua minggu agar seluruh aktivitas dapur dapat dipantau secara transparan oleh orang tua siswa, guru, dan dinas kesehatan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait