BGN Copot 137 Kepala SPPG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Badan Gizi Nasional (BGN) mencopot 137 kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari seluruh Indonesia. Kepala BGN Sudaryono menyatakan kebijakan "zero tolerance" ini merupakan buntut kasus keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk kasus di SMKN 6 Semarang, Jawa Tengah. Rincian pencopotan terbanyak dari Jawa Barat (49 orang), diikuti Lampung (26), Jawa Timur (11), Sumatera Utara (10), Banten (10), dan Jawa Tengah (5).
Selain kasus keracunan, pencopotan juga dilakukan karena pelanggaran tata kelola dan kedisiplinan. Sudaryono menegaskan keamanan pangan menjadi prioritas utama, mengingat penerima manfaat program ini adalah anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. BGN memperkuat sistem pengawasan di seluruh jaringan dapur MBG untuk mencegah kejadian serupa. Sudaryono menekankan bahwa keberhasilan program tidak bisa hanya mengandalkan kepercayaan kepada individu, tetapi harus didukung mekanisme kontrol yang konsisten.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 10.30
Ratusan Siswa Keracunan MBG di Semarang, BGN Hentikan Operasional SPPG Karangturi
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 13.52
Kepala BGN Ungkap Kasus Keracunan MBG di Jayapura gegara Masak Terlalu Cepat
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 20.02
BGN Minta Guru Edukasi Siswa agar MBG Tak Dibawa Pulang
ANTARA News · 6 Agustus 2026 pukul 17.57
BGN pastikan telah copot kepala SPPG di Jayapura usai keracunan MBG
Berita terkait
Kejadian Keracunan MBG di Sumut Diduga Karena Ikan Tak Disimpan di Freezer Selama 12 Jam
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 09.01
Ada Dugaan Kasus Keracunan MBG Lagi, Ini Pernyataan Tegas Sudaryono
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 17.06
Ompreng MBG Bakal Diberi Label Batas Waktu Makan Maksimal 4 Jam
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 09.53
Bos BGN Ancam Pecat Pegawai Dapur MBG yang Langgar SOP
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 13.30