Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

BGN Mau Buka 1.000 Dapur MBG Baru di Wilayah Terpencil Pekan Ini

Badan Gizi Nasional (BGN) berencana membuka sekitar 900 hingga hampir 1.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru pada pekan ini, dengan fokus pada wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Bali. Dapur-dapur baru ini akan diprioritaskan untuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta wilayah dengan prevalensi stunting tinggi dan sangat tinggi. Kepala BGN Sudaryono menyampaikan bahwa pembukaan dilakukan secara sistematis tanpa melibatkan perantara atau calo, dan tidak ada biaya yang perlu dibayarkan karena program ini gratis dari pemerintah.

Saat ini, terdapat 27.022 dapur SPPG yang beroperasi di seluruh Indonesia. Namun, sekitar 1.100 dapur belum mendapatkan Surat Penetapan Kelompok Penerima Manfaat Sementara (SPS) sehingga belum dapat melayani masyarakat. Di antara dapur-dapur yang belum beroperasi, sekitar 500 berstatus suspend akibat berbagai masalah seperti kekurangan fasilitas IPAL, kasus keracunan makanan, atau kebutuhan perbaikan. BGN sedang melakukan evaluasi terhadap dapur-dapur tersebut untuk menentukan apakah dapat kembali beroperasi.

BGN juga sedang memperbarui data penerima manfaat dengan mengacu pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik), karena ditemukan sejumlah data jumlah siswa yang belum diperbarui. Pembaruan data ini dilakukan agar penerima MBG dapat tercatat secara jelas berdasarkan nama, alamat, NIK, sekolah, dan kelas. Hal ini juga memungkinkan BGN untuk memantau perkembangan penerima manfaat sebelum dan setelah mendapatkan MBG. BGN menekankan bahwa standar keamanan dan higiene tetap diterapkan ketat, dan ada dapur yang harus ditutup permanen karena ditemukan pelanggaran serius.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait