MBG Prasmanan Diuji Saat Marak Kasus Keracunan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543929/original/014371000_1775039700-foto_4.jpg)
Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menguji coba sistem penyajian Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan metode prasmanan di 60 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia, mulai 5 Oktober 2026. Kepala BGN Sudaryono menjelaskan, sistem ini dilakukan untuk menjaga kualitas makanan agar tetap hanggu dan fresh saat sampai ke tangan siswa, sekaligus mencegah kasus keracunan akibat makanan yang rusak atau basi. Sebelumnya, beberapa daerah pernah menemukan kasus makanan rusak akibat jeda distribusi yang lama. Dengan sistem prasmanan, makanan disajikan langsung di kelas dalam kondisi hangat, sehingga kualitas gizi dan rasa makanan lebih terjaga. Sistem ini juga dilengkapi dengan edukasi bagi siswa tentang pentingnya mengambil makanan sesuai kebutuhan, menjaga kebersihan, dan menghindari pemborongan makanan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 05.47
Pemerintah Terapkan Konsep Baru untuk Bikin Program MBG Makin Oke
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 06.05
Insentif Rp6 Juta Dapur MBG Dicoret, BGN: Tidak Mungkin Rugi, tapi...
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 06.05
Insentif Rp6 Juta Dapur MBG Dicoret, BGN: Mitra Tidak Mungkin Rugi, tapi...
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 18.30
BGN Ancam Putus Kerja Sama Yayasan MBG yang Cuma Minta Setoran
Berita terkait
BGN Perketat Pengawasan Kualitas Pada MBG, Guru Bisa Beri Bintang 1-5 di Aplikasi
JawaPos · 25 September 2026 pukul 14.45
Sekolah Bisa Tolak MBG, Bos BGN Beberkan Syaratnya
Detik.com · 18 September 2026 pukul 16.41
1.653 Sekolah Dicoret dari MBG, BGN Klaim Wali Murid Ikut Setuju
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 21.33
Terkuak Alasan Pasokan MBG ke 1.653 Sekolah Disetop
Detik.com · 12 September 2026 pukul 06.55