BGN Tutup Permanen 504 Dapur MBG Tak Layak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) menutup permanen 504 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) per 10 Agustus 2026. Penutupan dilakukan karena dapur-dapur tersebut dinyatakan tidak layak dari sisi sanitasi berdasarkan laporan Dinas Kesehatan yang disampaikan melalui Kementerian Kesehatan. Kepala BGN Sudaryono menyatakan langkah ini merupakan komitmen untuk memperketat standar keamanan pangan dalam program MBG demi keselamatan penerima manfaat, khususnya anak-anak.
Sekitar 3.000 dapur MBG lainnya saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh Dinas Kesehatan masing-masing daerah. Sudaryono menegaskan percepatan pemeriksaan tidak boleh mengabaikan standar yang telah ditetapkan. BGN mengapresiasi pemerintah daerah yang membantu pengawasan keamanan pangan. Instansi tersebut menerapkan prinsip zero tolerance terhadap kasus keracunan dalam pelaksanaan program, mengingat aspek keamanan pangan berkaitan langsung dengan nyawa anak-anak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 15.13
Zulhas: BGN Diberi Waktu 3 Bulan untuk Refocusing
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 17.06
Ada Dugaan Kasus Keracunan MBG Lagi, Ini Pernyataan Tegas Sudaryono
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 16.14
BGN cabut status suspend tujuh dapur SPPG di Papua Barat
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 13.32
Komeng soal MBG: Semua Program Presiden Bagus, Cuma yang Kerjanya Aja pada Nggak Bener
Berita terkait
Kepala BGN Warning Keras Soal MBG-Minta Guru Turun Tangan Lakukan Ini
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 20.30
BGN Wajibkan Ompreng MBG Cantumkan Batas Waktu Konsumsi
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 18.11
Ompreng MBG Bakal Diberi Label Batas Waktu Makan Maksimal 4 Jam
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 09.53
950 Dapur MBG Diduga Tak Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 19.56