BGN cabut status suspend tujuh dapur SPPG di Papua Barat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) mencabut status suspend tujuh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Papua Barat setelah mereka memenuhi standar operasional. Tujuh dapur tersebar di Kabupaten Manokwari (empat), Teluk Bintuni (dua), dan Fakfak (satu) kembali beroperasi pada Jumat (14/8). Dapur-dapur tersebut sudah dilengkapi instalasi pengolahan air limbah (Ipal) dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Total SPPG yang beroperasi di Papua Barat menjadi 47 dapur. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah melayani 123.015 penerima manfaat, termasuk peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi. BGN meningkatkan pengawasan dengan Kepala SPPG harus berada di dapur saat pihak turun. Sementara itu, 16 dapur SPPG di daerah 3T masih menunggu izin dari BGN Pusat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 12.56
Kepala BGN Ancam Pecat Secara Tidak Hormat Kepala SPPG yang Lalai hingga Sebabkan Kejadian Fatal
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 08.30
Sudaryono Ancam Pecat Kepala SPPG Imbas Kejadian Keracunan di Sumut
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 04.43
Kepala BGN Ancam Pecat Kepala SPPG yang Lalai: Kalau Enggak Mampu, Mundur Aja
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 02.35
Buntut Keracunan MBG di Karo, Kepala BGN Minta Kepala SPPG Setempat Dipecat
Berita terkait
Kepala BGN minta pemda kontribusi sidak SPPG pastikan keamanan pangan
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 11.41
Wamenkeu Juda Ungkap Alasan Insentif SPPG MBG Diubah
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 10.47
Mulai 5 Oktober 2026, BGN Ubah Skema Insentif Dapur MBG Jadi Rp2.000 per Porsi
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 21.07
BGN Ubah Skema Insentif SPPG, Rp 2 Ribu Per Porsi Mulai 5 Oktober
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 12.53