BI Catat Modal Asing Masuk Rp 1,47 Triliun pada Kuartal III 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing ke Indonesia mencapai Rp 1,47 triliun pada kuartal III 2026. Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan Hutapea, menyatakan bahwa kebijakan insentif swap lindung nilai investasi portofolio sebesar 10 persen yang mulai diterapkan pada Juni 2026 menjadi salah satu faktor pendorong. Setelah kebijakan ini diterapkan, aliran modal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp 6,8 triliun, sementara outflow dari Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp 6,09 triliun, dan inflow ke pasar saham mencapai Rp 0,22 triliun.
Pada Agustus 2026, aliran modal asing menunjukkan hasil positif dengan inflow ke SBN mencapai Rp 15,35 triliun, inflow ke pasar saham sebesar Rp 1,32 triliun, dan inflow SRBI mencapai Rp 7,60 triliun. Namun, pada September 2026, aliran modal kembali mengalami tekanan hingga 28 September, dengan outflow dari SBN sebesar Rp 1,63 triliun, outflow dari pasar saham sebesar Rp 7,07 triliun, dan outflow dari SRBI sebesar Rp 15,02 triliun.
Secara kumulatif, aliran modal asing melalui SBN mencatat inflow Rp 20,51 triliun, sementara pasar saham mengalami outflow Rp 5,53 triliun dan SRBI mencatat outflow Rp 13,51 triliun. BI juga memperkuat insentif lindung nilai melalui instrumen swap lindung nilai dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), dengan insentif berdasarkan tenor hingga 30 persen untuk tenor 12 bulan. Imbal hasil SBN Indonesia tenor 10 tahun berada di sekitar 7,09 persen, lebih tinggi dibandingkan Treasury AS yang berada di atas 5 persen. Year to date hingga 28 September 2026, total aliran modal asing ke Indonesia mencapai Rp 131 triliun, didukung oleh inflow melalui SBN sebesar Rp 27,51 triliun dan SRBI sebesar Rp 165,59 triliun, meskipun pasar saham masih mencatatkan outflow sebesar Rp 62,1 triliun.
Bagikan
Berita terkait
BI Catat Modal Asing Masuk RI Tembus US$8,5 M di Kuartal II 2026
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 16.01
Tak Ikut AS, BI Ungkap Alasan Tahan Suku Bunga Acuan
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 15.30
Ekonom: Modal asing masuk RI perlu diimbangi penguatan insentif likuiditas BI
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 12.53
Ekonom nilai BI tak perlu naikkan bunga untuk stabilkan rupiah
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 14.03