Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BI Genjot Penyaluran Kredit Lewat Insentif KLM, Sektor Ini Jadi Sasaran

Bank Indonesia (BI) memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) untuk mendorong penyaluran kredit ke sektor produktif. Direktur Kebijakan Makroprudensial BI, Alexander Lubis, menyatakan KLM fokus pada pertanian, industri, konstruksi, real estate, perumahan, jasa, ekonomi kreatif, UMKM, kooperasi, dan sektor inklusi berkelanjutan. Hingga minggu pertama Agustus 2026, insentif KLM mencapai Rp 446,5 triliun dengan total maksimal 6% dari DPK. Alokasi KLM untuk sektor prioritas turun dari 4,5% menjadi 4% dari DPK. Selain KLM, BI juga menggunakan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) untuk mempercepat pemulihan UMKM pasca-pandemi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait