Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Perluas Akses Pembiayaan, Bank Indonesia Dorong Digitalisasi Pembayaran UMKM lewat QRIS

Bank Indonesia (BI) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengadopsi sistem pembayaran digital guna meningkatkan pencatatan keuangan dan kelayakan akses pembiayaan dari perbankan. Deputi Gubernur BI, Aida S. Budiman, menyatakan bahwa digitalisasi pembayaran menjadi solusi atas kendala pencatatan keuangan yang belum memadai dan asimetri informasi yang dihadapi perbankan dalam menilai kelayakan debitur. Dengan transaksi digital, riwayat bisnis UMKM dapat tercatat, terlihat, dan terukur secara lebih rapi.

Untuk mempercepat integrasi ini, BI mengandalkan ekosistem QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dan instrumen transaksi digital lainnya. BI juga menyiapkan skema insentif khusus bagi pedagang, termasuk insentif QRIS 0 Persen untuk usaha mikro. Inisiatif ini bertujuan mempermudah perbankan memetakan profil risiko dan kemampuan bayar UMKM secara presisi.

Data BI per Juli 2026 menunjukkan bahwa penyaluran kredit ke sektor UMKM masih kalah jauh dibandingkan total pertumbuhan kredit perbankan nasional. Dengan mendorong transaksi berbasis digital, diharapkan potensi kredit macet dapat ditekan dan penyaluran modal usaha menjadi lebih inklusif bagi UMKM.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait