Perluas Akses Pembiayaan, Bank Indonesia Dorong Digitalisasi Pembayaran UMKM lewat QRIS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengadopsi sistem pembayaran digital guna meningkatkan pencatatan keuangan dan kelayakan akses pembiayaan dari perbankan. Deputi Gubernur BI, Aida S. Budiman, menyatakan bahwa digitalisasi pembayaran menjadi solusi atas kendala pencatatan keuangan yang belum memadai dan asimetri informasi yang dihadapi perbankan dalam menilai kelayakan debitur. Dengan transaksi digital, riwayat bisnis UMKM dapat tercatat, terlihat, dan terukur secara lebih rapi.
Untuk mempercepat integrasi ini, BI mengandalkan ekosistem QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dan instrumen transaksi digital lainnya. BI juga menyiapkan skema insentif khusus bagi pedagang, termasuk insentif QRIS 0 Persen untuk usaha mikro. Inisiatif ini bertujuan mempermudah perbankan memetakan profil risiko dan kemampuan bayar UMKM secara presisi.
Data BI per Juli 2026 menunjukkan bahwa penyaluran kredit ke sektor UMKM masih kalah jauh dibandingkan total pertumbuhan kredit perbankan nasional. Dengan mendorong transaksi berbasis digital, diharapkan potensi kredit macet dapat ditekan dan penyaluran modal usaha menjadi lebih inklusif bagi UMKM.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 20.51
Transaksi Digital Sumut Melesat, Jumlah Merchant QRIS Kini Tembus 1,8 Juta
JawaPos · 22 Agustus 2026 pukul 17.45
44,86 Juta Merchant Terima Pembayaran Pakai QRIS, 96,68 Persennya UMKM
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 06.00
Pengguna QRIS Tembus 65,77 Juta
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 18.50
BI Catat Pengguna QRIS Tembus 65,77 Juta
Berita terkait
BI catat transaksi QRIS antarnegara tembus Rp6,2 triliun
ANTARA News · 26 September 2026 pukul 19.03
Kesiapan Rupiah memasuki era digital currency
ANTARA News · 3 Oktober 2026 pukul 12.00
Pengguna QRIS di Jogja Tembus 1,20 Juta, Tumbuh 23,59 Persen
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 20.05
Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun, Uang Tunai Makin Jarang Dipakai
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 19.21