Kredit UMKM Tumbuh Tipis, Bos BI Colek Para Bankir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Pertumbuhan kredit UMKM hanya 1,2% hingga pertengahan 2026, menurut Pjs Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti. Meski UMKM menyumbang 97% tenaga kerja dan 60% PDB dengan jumlah 64 juta unit, penyaluran kredit ke sektor ini masih dianggap belum optimal. Destry meminta perbankan nasional meningkatkan alokasi kredit untuk UMKM agar sektor ini bisa tumbuh dan menyerap lapangan pekerjaan secara lebih efektif.
Dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang digelar di JICC Senayan, Jakarta, Bank Indonesia juga berupaya meningkatkan daya saing produk UMKM. Pada edisi ini, 550 UMKM dari seluruh Indonesia tampil secara fisik, sementara lebih dari 1.300 UMKM lainnya ditampilkan melalui laman resmi KKI 2026. Tema KKI 2026 adalah "Beudaya Meusare-sare" yang mengedepankan produk UMKM asal Aceh, sekaligus mendukung pemulihan ekonomi pasca bencana banjir bandang di wilayah tersebut.
KKI 2026 dilaksanakan dengan kolaborasi 27 Kementerian/Lembaga dan 34 mitra strategis, termasuk kehadiran Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional, Selvi Gibran Rakabuming. Upaya ini bertujuan memperkuat sinergi antarlembaga untuk mendukung pengembangan UMKM yang tangguh dan berdaya saing di tingkat nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.35
Purbaya Belanja di KKI 2026, Borong Produk UMKM dan Janji Datang Lagi
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 17.07
Rupiah Menguat Dampak Rencana Pemangkasan Kuota BBM Bersubsidi
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 16.53
BI Gelar KKI 2026, Dorong UMKM Indonesia Makin Berdaya Saing
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.59
Rupiah Menguat ke Rp17.748 per Dolar AS Kamis Sore
Berita terkait
BI Ingin Bank Optimal Menyalurkan Kredit
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 12.30
Ekonom Soroti Kredit UMKM Lesu di Tengah Pertumbuhan Ekonomi 5,29%
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 17.05
Pemerintah Salurkan KUR 2026 hingga Rp169 Triliun, Jangkau 2,65 Juta Pengusaha UMKM
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 13.54
BI Tak Mau Bank Kebanyakan Beli Obligasi, Kredit Harus Lebih Deras
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 14.35