BI Guyur Likuiditas Rp 446,5 T ke Perbankan RI di Awal Agustus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) menyalurkan insentif likuiditas makroprudensial (KLM) sebesar Rp 446,5 triliun pada akhir Agustus 2026, meningkat dari Rp 446,5 triliun pada Juli 2026. KLM ditujukan untuk mendorong bank menyalurkan kredit ke sektor prioritas Pemerintah serta mempercepat penurunan suku bunga kredit. Untuk mempercepat implementasinya, BI meluncurkan Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI 2026) pada akhir April 2026, yang menghubungkan antara KSSK, regulator, investor, hingga perbankan dan mendukung penyaluran kredit UMKM.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 15.33
BI Guyur Likuiditas Perbankan Rp446,5 Triliun di Awal Agustus 2026
Berita terkait
Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.05
BI Catat Transaksi Digital Juli Tumbuh 28,69 Persen, QRIS Melesat
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.01
Diguncang Perang, BI Ramal Ekonomi Global Tumbuh 3% di 2026
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 15.59
BI catat kredit perbankan tumbuh 13,58 persen pada Juli 2026
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 15.57