BI Guyur Likuiditas Rp 446,5 T ke Perbankan RI di Awal Agustus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) menyalurkan insentif likuiditas makroprudensial (KLM) sebesar Rp 446,5 triliun pada akhir Agustus 2026, meningkat dari Rp 446,5 triliun pada Juli 2026. KLM ditujukan untuk mendorong bank menyalurkan kredit ke sektor prioritas Pemerintah serta mempercepat penurunan suku bunga kredit. Untuk mempercepat implementasinya, BI meluncurkan Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI 2026) pada akhir April 2026, yang menghubungkan antara KSSK, regulator, investor, hingga perbankan dan mendukung penyaluran kredit UMKM.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 16.24
BI Kucurkan Insentif Likuiditas Capai Rp446,5 Triliun ke Perbankan hingga Awal Agustus 2026
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 15.33
BI Guyur Likuiditas Perbankan Rp446,5 Triliun di Awal Agustus 2026
Berita terkait
Destry sebut insentif likuiditas makroprudensial BI dukung perumahan
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 14.39
Kredit Tumbuh 13,6%, BI Kasih Insentif ke Bank yang Genjot Penyaluran
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 20.33
BI: Kredit bank pada Agustus 2026 tumbuh 13,65 persen
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 18.48
BI Longgarkan Likuiditas Bank, Tapi Ada Syarat: Kredit Harus Mengalir ke Sektor Prioritas
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 14.46