Destry sebut insentif likuiditas makroprudensial BI dukung perumahan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur BI Destry Damayanti menyatakan kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM) mendukung sektor perumahan. Hingga September 2026, KLM untuk perumahan, real estat, dan konstruksi terealisasi 1,32% dari total DPK (Rp118 triliun) oleh 111 bank, dengan ruang 0,08% untuk optimalisasi. Kredit sektor ini mencapai 18,76% pangsa kredit perbankan pada Agustus 2026. BI juga menerapkan Loan to Value Ratio (LTV) 100% untuk KPR dan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) perumahan meningkat dari 27,8% (2023) ke 29% (2025). Menteri PKP Maruarar Sirait menyatakan dukungan BI signifikan bagi perekonomian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 17.30
BI Siapkan Insentif Likuiditas Dorong KPR dan Sektor Perumahan
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 15.33
BI Sudah Salurkan Insentif Rp 118 T untuk Sektor Perumahan hingga September 2026
Berita terkait
BI: Kredit bank pada Agustus 2026 tumbuh 13,65 persen
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 18.48
BI Longgarkan Likuiditas Bank, Tapi Ada Syarat: Kredit Harus Mengalir ke Sektor Prioritas
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 14.46
BI Ungkap Banyak Perbankan Cenderung Berinvestasi di SRBI dan SBN
kumparan · 3 September 2026 pukul 14.37
Per Hari Ini Bank Tumpuk SBN Tak Dapat Tambahan Insentif Likuiditas BI
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 08.20