Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

BI Pasang Mata pada Inflasi Harga Pangan saat Aktivitas Ekonomi Pulih

Gubernur Sementara Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyatakan inflasi Agustus 2026 sebesar 3,19 persen (yoy) mencerminkan pemulihan aktivitas ekonomi. Inflasi inti naik dari 2,7 persen ke 2,9 persen, menandakan kestabilan yang relatif baik. Namun, harga pangan bergejolak mengalami lonjakan signifikan dari sekitar 2 persen menjadi 4 persen, menjadi fokus utama kebijakan. BI bersama pemerintah pusat dan daerah terus berkoordinasi untuk menjaga stabilitas harga pangan sebagai prioritas bersama. Inflasi bulanan tercatat 0,21 persen, didorong kuat oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau (0,57 persen). Komoditas seperti daging ayam ras, cabai rawit, ikan segar, dan beras menjadi pendorong utama kenaikan harga. Sementara itu, kelompok transportasi mengalami deflasi 0,50 persen akibat penurunan tarif angkutan udara dan bensin.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait