Rupiah Terkapar ke Rp17.813 per USD, BI: Masih Sejalan dengan Pergerakan Mata Uang Kawasan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah dan tercatat di Rp17.813 per USD, masih dinilai BI sejalan dengan pergerakan mata uang kawasan. Menurut Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan Hutapea, dinamika rupiah dipengaruhi oleh faktor eksternal dan kebutuhan valuta asing domestik. BI terus mengambil langkah proaktif di pasar keuangan untuk menjaga stabilitas nilai tukar sesuai fundamental.
Tekanan pada rupiah dipengaruhi oleh ketidakpastian global, terutama eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang menyebabkan harga minyak dunia tetap tinggi di atas USD100 per barel. Hal ini memicu risiko inflasi global dan tekanan pada outlook fiskal. Selain faktor global, nilai tukar juga dipengaruhi oleh kebutuhan valas importir dan arus keluar dana dari portofolio aset domestik.
Untuk mengatasi tekanan tersebut, BI menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di pasar. Intervensi dilakukan secara konsisten melalui berbagai instrumen, termasuk Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 16.00
Rupiah Lunglai ke Rp17.847 per Dolar AS Sore Ini
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 15.58
BI: Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh kekhawatiran tensi geopolitik
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 15.31
BI Beber Biang Kerok Rupiah Melemah Dekati Rp18 Ribu per Dolar AS
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 09.48
Dalam Sepakan, Rupiah Tertekan 0,83 Persen
Berita terkait
Rupiah Menguat ke Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga BI Rate 5,75 Persen
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 17.28
Rupiah Hari Ini 19 Agustus 2026: Menguat ke Rp17.860
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 10.09
Rupiah Hari Ini 18 Agustus 2026: Menguat ke Rp17.798 per
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.13
Rupiah Melemah 0,83% dalam Sepekan, Pasar Menanti RDG BI Pekan Depan
SINDOnews · 19 September 2026 pukul 12.15