BI Rate Ditahan 5,75%, Pengusaha Lirik Peluang Ekspansi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474423/original/065994600_1768476612-Ketua_Umum_Kadin_Indonesia__Anindya_Novyan_Bakrie-15_Januari_2026-a.jpg)
Bank Indonesia menahan BI Rate pada level 5,75% untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah kenaikan suku bunga Fed. Anindya Novyan Bakrie, Ketua Kadin, menilai kebijakan ini memberi ruang gerak bagi pengusaha dalam mengakses pendanaan dan mengoptimalkan nilai saham. Gubernur BI, Destry Damayanti, menyatakan kebijakan ini bagian dari bauran makroprudensial yang mencakup insentif hedging, sistem pembayaran, dan penguatan UMKM untuk merawat stabilitas nilai tukar sekaligus mendorong pemulihan ekonomi domestik yang masih berjalan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 09.06
BI-Rate diprediksi tetap di RDG September, berpeluang naik akhir tahun
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 18.53
Uang Beredar di Agustus 2026 Capai Rp10.448,1 Triliun, BI Ungkap Pendorongnya
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 18.03
BI: Uang beredar M2 Agustus 2026 tumbuh 8,2 persen capai Rp10.448,1 T
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 17.38
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang, Rapat Alot!
Berita terkait
Tahan BI Rate 5,75%, BI Fokus Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 18.35
Bank Indonesia Menahan BI Rate 5,75% di Tengah Tekanan Eksternal
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 14.35
Breaking News! IHSG Anjlok 1,30%, 550 Saham Melemah
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 10.42
Ekonom Prediksi BI Rate Naik 25 Bps, Ini Alasannya
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 18.30