BI Rate Tetap 5,75 Persen per September 2026, Ditahan 3 Bulan Beruntun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia memutuskan mempertahankan BI Rate pada 5,75 persen pada RDG 22-23 September 2026, menahan suku bunga acuan tiga bulan berturut-turut. Keputusan ini konsisten dengan strategi stabilisasi nilai tukar rupiah, menjaga inflasi dalam sasaran 2,5±1 persen, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Inflasi IHK Agustus 2026 mencatat 3,19 persen tahunan, naik dari 2,88 persen bulan sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan 4,9-5,7 persen pada 2026, didukung stimulus fiskal dan konsumsi rumah tangga yang terjaga. Kredit pada Agustus 2026 tumbuh 13,65 persen tahunan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 15.02
BI Rate Tetap 5,75% demi Memperkuat Stabilitas dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 15.41
Rupiah Menguat ke Rp17.817 per Dolar AS Ditopang Keputusan BI Tahan Suku Bunga
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 15.05
Bos BI Bongkar Alasan Tahan BI Rate di Tengah Tren Suku Bunga Tinggi
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 09.06
BI-Rate diprediksi tetap di RDG September, berpeluang naik akhir tahun
Berita terkait
BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75% Demi Amankan Rupiah
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.48
Bos ADBI Ungkap PR Gubernur BI Baru: Jaga Rupiah hingga Dorong Pertumbuhan
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.51
Bank Indonesia Beberkan Alasan Pertahankan Suku Bunga 5,75%
kumparan · 23 September 2026 pukul 16.52
Rupiah menguat terbantu kondisi eksternal yang masih terjaga
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 16.34