Rupiah menguat terbantu kondisi eksternal yang masih terjaga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah menguat 66 poin menjadi Rp17.818 per dolar AS pada Rabu, didukung kondisi eksternal Indonesia yang masih terjaga dan cadangan devisa mencapai $146,5 miliar pada Agustus 2026. Penguatan rupiah diperkuat oleh stabilitas ekonomi domestik namun tetap terpengaruh penguatan dolar AS dan volatilitas pasar global. Inflasi Indonesia mencapai 3,19% tahunan pada Agustus, menimbulkan tekanan pada kebijakan moneter. Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate pada 5,75% serta suku bunga deposit facility 4,75% dan lending facility 6,5% pada RBI September 2026. Keputusan ini konsisten dengan strategi menjaga stabilitas nilai tukar dan mencapai target inflasi 2,5%±1% pada 2026-2027. Ekspektasi penurunan suku bunga AS yang terbatas oleh pernyataan Thomas Barkin Fed Richmond menjadi faktor penahan penguatan rupiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 15.05
Bos BI Bongkar Alasan Tahan BI Rate di Tengah Tren Suku Bunga Tinggi
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 15.41
Rupiah Menguat ke Rp17.817 per Dolar AS Ditopang Keputusan BI Tahan Suku Bunga
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 15.08
BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat ke Rp17.795 per Dolar AS
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 15.08
BI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global Masih Melambat
Berita terkait
BI Rate Tetap 5,75% demi Memperkuat Stabilitas dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 15.02
BI Rate Tetap 5,75 Persen per September 2026, Ditahan 3 Bulan Beruntun
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 14.44
BI Rate Diproyeksi Tetap 5,75 Persen di Tengah Tekanan Rupiah dan Global
kumparan · 23 September 2026 pukul 10.48
BI-Rate diprediksi tetap di RDG September, berpeluang naik akhir tahun
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 09.06