BI tekankan tiga aspek untuk perkuat penanganan penipuan online
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) menekankan tiga fokus utama dalam penanganan penipuan online: keterhubungan informasi, respons terhadap eskalasi insiden, dan kejelasan peran serta akuntabilitas. Dalam FGD di Jakarta, Sally M Hutapea menyampaikan bahwa koordinasi masih kurang efektif saat insiden terjadi secara tiba-tiba, terutama pada akhir pekan. Informasi harus bertukar secara cepat antar lembaga seperti OJK, BI, dan Komdigi, dengan mekanisme eskalasi yang jelas untuk tindakan seperti pemblokiran dana. Fraud dan scam bergerak cepat, dana dapat pindah antar platform dalam waktu singkat, sehingga deteksi dan respons harus bersamaan. BI juga menyatakan bahwa kelemahan bukan hanya pada konsumen, tetapi juga pada penyelenggara sistem maupun API, serta sistem deteksi fraud harus terintegrasi end-to-end.
Bagikan
Berita terkait
Bos BI Sorot Rugi Imbas Serangan Siber Diproyeksi Tembus Rp110,9 T
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 11.31
Kawal Kasus DANA, BI Minta Hak Korban Dipenuhi
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 15.30
BI Minta Dana Investigasi Transaksi Tidak Sah yang Dikeluhkan Nasabah
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 13.28
BI Minta DANA Investigasi Transaksi Tidak Sah
Detik.com · 23 September 2026 pukul 12.06