Bos BI Sorot Rugi Imbas Serangan Siber Diproyeksi Tembus Rp110,9 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan kerugian akibat serangan siber di Indonesia mencapai US$6,2 miliar atau Rp110,93 triliun pada 2026, dengan asumsi kurs Rp17.792 per dolar AS. Gubernur BI Destry Damayanti menyampaikan proyeksi ini pada acara FEKDI x IFSE 2026 di JICC Senayan, Jakarta, Kamis (24/9). Data dikutip dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet dan statistik Indonesia. Menurut Destry, pesatnya adopsi kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi meningkatkan risiko siber, penyalahgunaan data, penipuan, dan penipuan daring. Hal ini menuntut keamanan sistem pembayaran dan perlindungan konsumen yang terus diperkuat. BI memiliki mandat untuk menciptakan sistem pembayaran yang aman dan andal, mendukung ekosistem digital yang dapat dipercaya oleh pengguna.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 24 September 2026 pukul 11.17
Kerugian Imbas Serangan Siber di RI Tembus Rp 111 T
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 15.30
Kawal Kasus DANA, BI Minta Hak Korban Dipenuhi
Detik.com · 23 September 2026 pukul 12.06
BI Minta DANA Investigasi Transaksi Tidak Sah
Berita terkait
Usut Transaksi Tidak Sah DANA, Bank Indonesia Desak Investigasi Menyeluruh
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 11.29
BI Minta Dana Investigasi Transaksi Tidak Sah yang Dikeluhkan Nasabah
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 13.28
Transaksi Digital Meledak, BI Minta Perlindungan Konsumen Makin Diperketat
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 08.00
BI Genjot Kolaborasi Lintas Negara untuk Perkuat Kepercayaan di Era Digital
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 21.15