BI: Transaksi LCT hingga Agustus 2026 setara 49,4 miliar dolar AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi Local Currency Transaction (LCT) hingga Agustus 2026 mencapai 49,4 miliar dolar AS, meningkat signifikan dari 25,7 miliar dolar AS pada 2025. Saat ini LCT telah diterapkan dengan tujuh negara, termasuk Tiongkok dan Singapura, serta sedang dikembangkan dengan India, Filipina, dan Hong Kong. BI juga memberikan insentif premi swap untuk mendorong diversifikasi valas.
Selain LCT, BI akan mengoperasikan RMB Clearing Bank pada Oktober 2026 untuk meningkatkan likuiditas RMB domestik menyusul lonjakan permintaan yang tumbuh lebih dari 200%. BI juga memperkenalkan Vastra, kerangka transaksi pasar valas untuk memudahkan investor global berinvestasi pada instrumen SBN, SRBI, dan SukBI tanpa memerlukan underlying transaction, dengan rencana perluasan ke pasar modal tahun depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 23 September 2026 pukul 21.00
Transaksi Mata Uang Lokal RI Tembus USD 49,4 Miliar hingga Agustus 2026
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 20.20
32.457 Kartu Kredit Indonesia Terbit dalam Sebulan, Hampir 8.000 Aktif
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 19.39
BI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Berkisar di Level 4,9 hingga 5,7 Persen
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 18.35
Tahan BI Rate 5,75%, BI Fokus Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Berita terkait
Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tetap Tumbuh Resilien di Tengah Ketidakpastian Global dan Dinamika Pasar Keuangan
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 05.10
BI Perbesar Insentif Hedging hingga 30 Persen untuk Stabilkan Rupiah
kumparan · 23 September 2026 pukul 17.02
Kurangi Ketergantungan Dolar, Transaksi LCT RI Tembus US$49,4 M
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 16.02
Investor Dunia Serbu RI, Inflow US$ 400 Juta 21 September 2026
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 14.16