BI ungkap alasan tahan suku bunga acuan di 5,75 persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur BI Destry Damayanti menjelaskan penetapan BI-Rate tetap 5,75% karena inflasi masih terkendala. Inflasi inti Agustus 2026 mencatat 2,92% yoy, dan masih di sekitar 2%. BI melakukan asesmen serta stress analysis sebelum kebijakan diterapkan. Perekonomian Indonesia masih berada di bawah level potensial dengan negative output gap, memberi ruang pertumbuhan tanpa tekanan inflasi berlebih. Kenaikan BI-Rate 25 basis poin diperkirakan menurunkan pertumbuhan ekonomi 0,1%. BI menggunakan insentif hedging cost untuk menarik aliran modal masuk sebesar 6 miliar USD melalui DNDF dan swap tanpa menaikkan suku bunga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 15.50
Ditanya BI Rate Bakal Naik 3 Bulan Lagi, Destry: Kita Lihat Nanti
kumparan · 28 September 2026 pukul 15.19
BI-Rate Ditahan di 5,75% Dinilai Tepat, Jaga Penyaluran Kredit hingga Rupiah
Berita terkait
Dasco Panggil Suahasil Nazara hingga Danantara, Bahas Apa?
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 18.42
BI Rate Tetap 5,75% demi Memperkuat Stabilitas dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 15.02
BI Rate Tetap 5,75 Persen per September 2026, Ditahan 3 Bulan Beruntun
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 14.44
BI-Rate kembali bertahan di level 5,75 persen pada RDG September
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 14.32