Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

BI Ungkap Banyak Perbankan Cenderung Berinvestasi di SRBI dan SBN

Gubernur BI Destry Damayanti menyampaikan bahwa banyak perbankan cenderung mengalokasikan likuiditas ke instrumen seperti SRBI dan SBN, bukan untuk kredit. Outstanding SRBI turun dari Rp 1.100 triliun ke Rp 1.050 triliun, imbal hasil SRBI dipangkas dari 7,6% ke 7% atau 6,99%. BI memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dengan alokasi maksimal 6 persen: 4 persen untuk pembiayaan ke sektor strategis, UMKM, dan 2 persen untuk mengatasi segmentasi likuiditas bank yang berada di bawah 19 persen dari DPK.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait