BI Ungkap Pola Permintaan Dolar AS Importir Melonjak Akhir September
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) mengungkap pola musiman dimana kebutuhan valuta asing (valas) dari importir cenderung meningkat pada akhir kuartal III (September). Pen increase ini utama dari kebutuhan pembayaran impor dan repatriasi. Erwin Gunawan Hutapea, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, menyatakan bahwa setelah kuartal III berakhir, kebutuhan valas secara musiman biasanya menurun hingga akhir tahun. Namun, perubahan dinamika global dapat memengaruhi pola ini. BI mencermati pergerakan nilai tukar rupiah melalui tiga pasar: spot domestik, Non-Deliverable Forward (NDF) offshore, dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) domestik. Meskipun NDF tidak melibatkan pertukaran fisik rupiah, dampaknya dapat merambat ke pasar domestik, terutama saat pasar tutup. BI tetap beroperasi di tiga pasar tersebut untuk mengantisipasi gejolak sentimen global yang dapat memengaruhi nilai tukar rupiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 15.10
BI Blak-Blakan! Sederet Kebijakan Ini Keluar Demi Jaga Rupiah
JawaPos · 30 September 2026 pukul 20.15
Nilai Tukar Rupiah Terdepresiasi 7,74 Persen hingga Akhir September 2026, Ini Penjelasan BI
JawaPos · 30 September 2026 pukul 15.46
BI Tegaskan Intervensi Spot di Pasar Valas Dilakukan sesuai Dinamika
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 14.56
Bukan Melarang, Ini Alasan BI Batasi Pembelian Dolar AS
Berita terkait
Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 19.40
BI menegaskan intervensi spot tetap dilakukan sesuai dinamika pasar
ANTARA News · 30 September 2026 pukul 14.11
BI Ungkap Alasan Batasi Pembelian Dolar AS
Detik.com · 30 September 2026 pukul 14.11
Mengenal Vastra, Cara BI Mudahkan Investor Asing Tukar Valas
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 13.25