BI Ungkap Riset Bank Sentral Perlu Soroti 4 Agenda Prioritas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315822/original/6919500_1785899051-Pejabat_Gubernur_Sementara_Bank_Indonesia__BI__Destry_Damayanti_saat_Konferensi_Internasional_Bulletin_of_Monetary_Economics_and_Banking__BMEB__ke-20_dan_Call_for_Papers_di_Bali.jpg)
Pada tanggal 31 Juli 2026, Bank Indonesia membuka Konferensi Internasional ke-20 Bulletin of Monetary Economics and Banking (BMEB) di Bali dengan tema "Central Banking at the Crossroads of Geoeconomic Fragmentation, Digital Transformation, and Systemic Risks." Pejabat Gubernur Sementara Destry Damayanti menyatakan bahwa penelitian bank sentral harus fokus pada empat agenda prioritas: (1) memperkuat pemahaman tentang transmisi kebijakan moneter di tengah fragmentasi geoekonomi; (2) memperdalam analisis keuangan digital dan implikasi pembayaran digital, kecerdasan buatan, fintech, aset kripto, serta mata uang digital terhadap kebijakan moneter; (3) mengembangkan pengukuran risiko sistemik dan pengawasan makrofinansial untuk mengantisipasi risiko siber, iklim, likuiditas, dan lintas negara; dan (4) memperkuat kredibilitas kelembagaan dan komunikasi kebijakan untuk menjaga kepercayaan publik. Destry menegaskan komitmen Bank Indonesia untuk mendukung pembuatan kebijakan berbasis bukti. Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menekankan perlunya koordinasi yang kuat untuk mengatasi trilema kebijakan antara stabilitas nilai tukar, mobilitas modal, dan independensi moneter. Konferensi ini mengumpulkan 354 makalah dari 34 negara, mempertemukan peneliti, akademisi, dan pembuat kebijakan untuk menghasilkan rekomendasi yang relevan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 14.32
Kebijakan Sektoral Tak Lagi Memadai, BI Beberkan 4 Agenda Prioritas Riset
Berita terkait
Transaksi Kartu Kredit Indonesia Segmen Pemerintah Melonjak 69,5 Persen
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 21.26
BI Resmikan Kartu Kredit Indonesia, Tak Lagi Cuma Andalkan Visa Cs
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 21.00
BI Gratiskan Biaya QRIS buat Semua Merchant Usaha Mikro per 1 Oktober 2026
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 20.52
BI:Transaksi Kartu Kredit Indonesia segmen pemerintah naik 69,5 persen
ANTARA News · 17 Agustus 2026 pukul 20.04