Kebijakan Sektoral Tak Lagi Memadai, BI Beberkan 4 Agenda Prioritas Riset
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia menyatakan bahwa kebijakan sektoral saja sudah tidak cukup untuk menghadapi tantangan global seperti fragmentasi geoekonomi dan transformasi digital. Gubernur Sementara BI, Destry Damayanti, menyampaikan hal ini saat membuka Konferensi Internasional BMEB ke-20 di Bali. BI menekankan perlunya integrasi kebijakan yang mencakup instrumen moneter, kebijakan makroprudensial, sistem pembayaran, hingga koordinasi fiskal agar dapat merespons risiko sistemik yang semakin kompleks.
Untuk menjawab tantangan tersebut, BI menetapkan empat agenda prioritas riset. Pertama, penguatan pemahaman transmisi kebijakan moneter di tengah fragmentasi geoekonomi. Kedua, analisis mendalam terkait implikasi keuangan digital seperti kecerdasan buatan, fintech, dan aset kripto. Ketiga, pengembangan pengukuran risiko sistemik untuk mengantisipasi ancaman siber hingga dampak perubahan iklim. Keempat, penguatan kolaborasi internasional dalam riset kebijakan moneter dan keuangan.
Destry menekankan bahwa integrasi kebijakan dan inovasi riset menjadi kunci agar BI dapat tetap relevan dan efektif dalam menjaga stabilitas dan kepastikan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang cepat berubah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 07.25
Begini Sosok yang Diharapkan Jadi Gubernur BI, Pengganti Perry Warjiyo
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 19.25
Misbakhun Bocorkan Sosok yang Tepat Jadi Gubernur BI
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 09.15
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29%, BI Optimistis Target 2026 Tercapai
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 10.15
BI Ungkap Riset Bank Sentral Perlu Soroti 4 Agenda Prioritas
Berita terkait
BI Ungkap 3 Strategi Transformasi Pengelolaan Rupiah di Era Digital
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 08.14
Rekam Jejak Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 16.15
Eks Menkeu Beberkan PR Gubernur BI Baru: Jaga Rupiah Hingga Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.27
Membaca Deflasi, Menakar Respons BI
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 12.00