Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

Pengguna QRIS di Jogja Tembus 1,20 Juta, Tumbuh 23,59 Persen

Hingga Agustus 2026, jumlah pengguna layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencapai 1,20 juta pengguna, dengan pertumbuhan 23,59 persen secara tahunan (year-on-year). Pertumbuhan ini sekaligus diikuti oleh peningkatan jumlah merchant, yang mencapai 1,17 juta merchant di empat kabupaten dan satu kota di wilayah DIY, tumbuh 19,99 persen secara tahunan. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY, Sri Darmadi Sudibyo, menyampaikan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan perkembangan positif ekonomi dan keuangan digital (EKD) di wilayah tersebut.

Ekspansi penggunaan QRIS juga berdampak pada peningkatan aktivitas transaksi masyarakat di berbagai sektor. Volume transaksi QRIS di DIY mencapai 667,73 juta transaksi pada periode yang sama, dengan pertumbuhan 60,17 persen secara tahunan. Data ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin nyaman menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan pertumbuhan yang signifikan baik dari sisi pengguna maupun merchant, DIY menjadi salah satu wilayah yang dinamis dalam adopsi keuangan digital. Bank Indonesia (BI) DIY menilai pertumbuhan ini sebagai indikator positif bagi penguatan inklusi keuangan dan perekonomian digital di wilayah tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait