Pengguna QRIS di Jogja Tembus 1,20 Juta, Tumbuh 23,59 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hingga Agustus 2026, jumlah pengguna layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencapai 1,20 juta pengguna, dengan pertumbuhan 23,59 persen secara tahunan (year-on-year). Pertumbuhan ini sekaligus diikuti oleh peningkatan jumlah merchant, yang mencapai 1,17 juta merchant di empat kabupaten dan satu kota di wilayah DIY, tumbuh 19,99 persen secara tahunan. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY, Sri Darmadi Sudibyo, menyampaikan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan perkembangan positif ekonomi dan keuangan digital (EKD) di wilayah tersebut.
Ekspansi penggunaan QRIS juga berdampak pada peningkatan aktivitas transaksi masyarakat di berbagai sektor. Volume transaksi QRIS di DIY mencapai 667,73 juta transaksi pada periode yang sama, dengan pertumbuhan 60,17 persen secara tahunan. Data ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin nyaman menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan pertumbuhan yang signifikan baik dari sisi pengguna maupun merchant, DIY menjadi salah satu wilayah yang dinamis dalam adopsi keuangan digital. Bank Indonesia (BI) DIY menilai pertumbuhan ini sebagai indikator positif bagi penguatan inklusi keuangan dan perekonomian digital di wilayah tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 30 September 2026 pukul 18.00
Transaksi Digital Makin Pesat, Kemudahan Aplikasi Jadi Kebutuhan Pengguna
kumparan · 29 September 2026 pukul 07.00
BI Dorong Sinergi dan Perluasan Pembayaran Digital lewat FEKDI x IFSE 2026
Berita terkait
Kredit Bank Tumbuh, Pembiayaan Daring Melonjak 7 Kali Lipat
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 13.45
Volume Transaksi Digital RI Tembus Angka 6 Miliar, QRIS Jadi Andalan!
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 14.28
ShopeePay Dukung Adopsi QRIS Nasional, Hadirkan Pasti Cashback Saldo hingga Rp 100 Ribu untuk Pengguna
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 15.00
Perluas Akses Pembiayaan, Bank Indonesia Dorong Digitalisasi Pembayaran UMKM lewat QRIS
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 10.15