Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Biar Investor Cepat Bangun Pabrik, HKI Bawa Jurus ke Prabowo

Himpunan Kawasan Industri (HKI) mengangkat berbagai hambatan klasik yang masih menghalangi realisasi investasi di Indonesia. Persoalan utamanya meliputi sinkronisasi tata ruang dan pertanahan, proses perizinan lintas instansi yang lambat, kepastian pasokan listrik dan gas industri, serta konektivitas kawasan industri ke pelabuhan, jalan tol, dan jaringan kereta api. Ketua Umum HKI Akhmad Ma'ruf Maulana menekankan bahwa masalah ini bukan sekadar kendala administratif, melainkan berdampak langsung pada keputusan investor merealisasikan investasi.

Pernyataan ini disampaikan menyusul Rakernas XXV HKI yang dibuka Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi, termasuk Luhut Binsar Pandjaitan dan Airlangga Hartarto. HKI menilai Indonesia memiliki modal besar berupa pasar domestik yang luas, bonus demografi, sumber daya alam melimpah, dan kebijakan hilirisasi, namun potensi tersebut belum optimal karena iklim investasi yang perlu diperbaiki.

Sebagai solusi, HKI menyiapkan paket rekomendasi yang akan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto, mencakup harmonisasi regulasi, percepatan perizinan, kepastian tata ruang, peningkatan keandalan energi, serta penguatan konektivitas. Ma'ruf menegaskan bahwa setiap investasi yang tertunda ikut menunda penciptaan lapangan kerja, ekspor, transfer teknologi, dan penerimaan negara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait