Biaya Tambang ITMG Naik Jadi US$61 per Ton, Harga BBM Jadi Pemicu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mengalami kenaikan biaya tambang di luar royalti menjadi US$61 per ton pada kuartal II-2026, naik dari US$57 per ton pada kuartal sebelumnya. Peningkatan ini dipicu oleh naiknya harga bahan bakar minyak (BBM). Total biaya termasuk royalti juga meningkat menjadi US$70 per ton pada periode yang sama.
Kenaikan biaya ini terjadi meski harga jual rata-rata batu bara naik menjadi US$82,7 per ton. Pendapatan perusahaan sedikit meningkat menjadi US$503 juta, namun volume penjualan turun menjadi 6,1 juta ton. Hal ini berdampak pada penurunan laba kotor menjadi US$124 juta. Untuk mengatasinya, ITMG melakukan efisiensi operasional guna menekan konsumsi BBM dan menjaga ketersediaan pasokan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 9 September 2026 pukul 12.07
Sungai Mahakam Surut, ITMG Pangkas Muatan Tongkang hingga 40 Persen
Berita terkait
Laba Bersih ITMG Naik 17% Capai US$110 Juta di Semester I-2026
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 19.55
ITMG Mulai Garap Nikel, Intip Peluang Mineral Strategis Lain
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 20.26
Said Didu: Kelangkaan BBM, Tapi Prabowo Justru Puji Bahlil
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 09.50
Sungai Mahakam Kering Jadi Perhatian Khusus Kementerian PU
kumparan · 3 September 2026 pukul 18.09