Sungai Mahakam Surut, ITMG Pangkas Muatan Tongkang hingga 40 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menyesuaikan muatan tongkang 30-40% lebih rendah akibat surut debit dan permukaan air Sungai Mahakam di tambang Melak, Kalimantan. Penyesuaian ini dilakukan untuk mencegah risiko tongkang kandas, dengan kapasitas turun dari 7.000 ton menjadi 3.500-4.000 ton. Direktur Utama ITMG, Mulyanto, menyatakan dampak biaya pengangkutan per ton akan meningkat 30-40%, namun tidak signifikan bagi keseluruhan perusahaan karena terkonsentrasi pada tambang Melak. Tambang Indominco dan Bontang yang terhubung langsung ke laut tidak terdampak. ITMG tetap menargetkan produksi batu bara tahun 2026 sebesar 22-22,9 juta ton, dengan kuartal III diproyeksikan 5,9 juta ton.
Bagikan
Berita terkait
Harga Batu Bara Sampai Tembus US$150/Ton, Pengusaha RI Bilang Begini
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 10.15
Kalimantan Mengering, Risiko Bisnis Batu Bara Mulai Menghantui Industri Energi
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 21.00
Kapal Tongkang Tak Bisa Berlayar, Stok Batu Bara RI Numpuk!
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 20.25
Sungai Kapuas Mengering, Aktivitas Angkut Batu Bara Mulai Terdampak
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 19.05