Biaya Usaha Membengkak, Apindo Sebut Regulasi Baru Bahayakan Bisnis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Andre Rahardian, Wakil Ketua Bidang Infrastruktur Apindo, menyatakan biaya usaha di Indonesia terus meningkat akibat kompleksitas birokrasi perizinan. Dalam forum dialog di UI Depok, ia menyoroti volatilitas harga energi, nilai tukar rupiah, dan ketidakpastian global sebagai faktor memperberat beban pengusaha. Hasil survei Apindo 2025 terhadap 100 perusahaan manufaktur di 18 provinsi menunjukkan 72 persen mengeluhkan persyaratan dokumen yang berlebihan, 65 persen tergantung pada pihak ketiga menambah biaya, dan 54 persen menyoroti lamanya proses rekomendasi instansi. Regulasi baru yang ditetapkan mendadak menjadi ancaman utama bagi iklim investasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 18.30
Proses Izin Tenaga Kerja Asing Kini Dipangkas Jadi Maksimal 5 Hari
Berita terkait
Investasi Butuh Kepastian Hukum, Regulasi Jangan Tumpang Tindih
JawaPos · 10 September 2026 pukul 18.45
Pengusaha Keluhkan Peraturan Baru yang Muncul Tiba-Tiba, Biaya Bisnis Jadi Bengkak
JawaPos · 10 September 2026 pukul 18.45
Sebut Status Danantara Belum Jelas, Guru Besar UI Warning soal Pengelolaan BUMN
JawaPos · 10 September 2026 pukul 17.15
Pakar Hukum UI Beberkan 3 Faktor Kunci Kepastian Hukum Investasi di Indonesia
JawaPos · 10 September 2026 pukul 15.15